BRI RO Surabaya Dukung Program Mudik Gratis 2025 di Jawa Timur

SUARAJATIM (29/3) – Jalan Ahmad Yani Surabaya masih diselimuti kabut tipis ketika ribuan pemudik mulai berkumpul. Wajah-wajah penuh haru terlihat di antara deretan bus yang bersiap mengantar mereka pulang ke kampung halaman. Program Mudik Bareng 2025 yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kali ini tak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga bukti kolaborasi nyata antara pemerintah dan BUMN.
Bus Mudik Gratis 2025 Didukung BRI RO Surabaya
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Regional Office Surabaya turut mengukir peran dalam gelaran tahunan ini, memberikan dukungan penuh untuk tiga rute strategis: Surabaya-Tuban, Surabaya-Bojonegoro, dan Surabaya-Sumenep.

Pukul 07.00 WIB, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmi memberangkatkan 4.000 pemudik di halaman Kantor Dinas Perhubungan Jatim. Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian bagi masyarakat ekonomi lemah.

“Mudik Gratis ini adalah komitmen kami untuk mengurangi beban biaya sekaligus menjamin keamanan perjalanan. Kami ingin warga bisa berkumpul dengan keluarga tanpa resiko kecelakaan akibat pemakaian kendaraan pribadi,” ujarnya.

BRI dan Komitmen Layanan Pro-Rakyat

Fathony Listyo Muzakie, Public Relation & Protocol Section Head BRI RO Surabaya, menjelaskan bahwa partisipasi BRI dalam program ini selaras dengan visi BUMN untuk mendukung kebijakan pemerintah yang pro-rakyat. “Ini bukan sekadar fasilitas transportasi, tapi upaya menekan angka kecelakaan, khususnya bagi pemudik sepeda motor yang masih dominan,” terang Tony, sapaan akrabnya.

Fathony Listyo Muzakie, Public Relation & Protocol Section Head BRI RO Surabaya (baju hitam) saat mengikuti acara pelepasan Mudik Bareng Warga Jatim 2025 di Jalan A Yani (29/3).
Dukungan BRI diwujudkan melalui penyediaan armada bus serta koordinasi logistik untuk memastikan distribusi pemudik berjalan lancar. Tony menambahkan, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial BRI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa layanan BRI tak hanya di bidang keuangan, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti mudik yang aman dan nyaman,” tegasnya.

102 Armada Bus untuk Pemudik Jatim

Program Mudik Bareng 2025 menghadirkan 102 armada bus yang melayani rute-rute utama di Jawa Timur. Selain tiga rute yang didukung BRI, pemudik juga dapat memilih tujuan seperti Surabaya-Madiun, Surabaya-Kediri, dan Surabaya-Malang. Setiap bus dilengkapi protokol kesehatan ketat, termasuk pemeriksaan kondisi pengemudi dan ketersediaan alat keselamatan.

Khofifah mengungkapkan, antusiasme masyarakat tahun ini meningkat signifikan. “Ini membuktikan bahwa program ini bukan sekadar simbolis, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya. Ke depan, kami akan perluas jangkauan rute dan kuota,” janjinya.

Bagi sebagian pemudik seperti Sari, ibu dua anak asal Bojonegoro, program ini menjadi angin segar. “Biasanya kami harus sewa motor dengan biaya hampir Rp500.000. Sekarang bisa hemat untuk oleh-oleh keluarga,” ucapnya sambil tersenyum. Kisah serupa juga datang dari kelompok buruh pabrik di Surabaya yang mengaku lega bisa pulang tanpa khawatir kecelakaan.

Di balik kemeriahan ini, BRI RO Surabaya terus memantau perkembangan arus mudik hingga masa balik. Tony menegaskan, sinergi dengan Pemprov Jatim akan terus diperkuat untuk program serupa di masa depan. “Kami berharap inisiatif ini bisa menjadi model kolaborasi BUMN-pemerintah daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Gelombang mudik 2025 di Jawa Timur tak hanya menjadi cerita tentang perjalanan pulang, tetapi juga tentang bagaimana kebijakan inklusif dan dukungan BUMN mampu menciptakan ruang kebahagiaan bagi ribuan keluarga.
LihatTutupKomentar